Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mempunyai banyak kelebihan. Kedatangannya selepas dua bulan yang juga tidak kurang keistimewaannya iaitu Rejab dan Sya'ban. Bagi tujuan menyuburkan rasa tanggungjawab dan rasa ingin menambahkan ibadat kepada Allah sepanjang Ramadhan ini, di sini dibawa beberapa hadis yang menceritakan mengenai kelebihannya.
1. Abu Hurairah menyatakan : Telah bersabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : Apabila telah tibanya Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup segala pintu neraka dan diikat segala syaitan. -Hadis dikeluarkan oleh imam Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad dan Baihaqi-
2. Daripada Abu Hurairah daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud :Sesiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu. - Diriwayat oleh imam Nasai'e, Ibn majah, Ibn Habban dan Baihaqi-
3. Abu Hurairah telah berkata : Aku telah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda tentang Ramadhan yang bermaksud : Sesiapa yang mendirikannya(Ramadhan) penuh keimanan dan keikhlasan diampunkan baginya apa dosanya yang telah lalu. - Hadis riwayat Bukhari, Muslim, Tarmizi, Abu Daud, Nasai'e,Malik,Ahmad dan Baihaqi-
4. Daripada Abu Hurairah telah berkata: Rasullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Sembahyang yang difardhukan kepada sembahyang yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan Jumaat kepada Jumaat yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan bulan kepada bulan(iaitu Ramadhan) merupakan kaffarah apa antara keduanya melainkan tiga golongan : Syirik kepada Allah, meninggalkan sunnah dan perjanjian (dilanggar). Telah berkata Abu Hurairah : Maka aku tahu perkara itu akan berlaku, maka aku bertanya: Wahai Rasulullah! adapun syirik dengan Allah telah kami tahu, maka apakah perjanjian dan meninggalkan sunnah? Baginda S.A.W bersabda : Adapun perjanjian maka engkau membuat perjanjian dengan seorang lain dengan sumpah kemudian engkau melanggarinya maka engkau membunuhnya dengan pedang engkau, manakala meninggal sunnah maka keluar daripada jamaah(Islam).-Hadis riwayat Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi-
5. Daripada Abi Soleh Az-zayyat bahawa dia telah mendengar Abu Hurairah berkata: Rassullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Setiap amalan anak Adam baginya melainklan puasa maka ia untukKu dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara.Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditanganNya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. -Hadis riwayat imam Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Habban dan Baihaqi-
Ya Allah....
Jika cinta adalah ketertawanan, tawanlah aku dengan cinta kepada –Mu ,
Agar tidak ada lagi yang akan menawanku...
Jika rindu adalah rasa sakit yang tidak menemukan ubatnya, penuhi aku dengan rindu kepadaMu dan jadikanlah kematianku sebagai muara pertemuan dengan Mu.
Ya Allah...
Hatiku hanya cukup untuk satu cinta, jika aku tidak dapat mengisinya dengan cinta kepada Mu, hendak ke mana kuhadapkan wajahku dari Mu, karena hidupku ini adalah anugerah dan rahmat-Mu...
Saat ku bangun di tengah malam dalam keadan gelisah dan resah,
Ku cuba untuk berwudhu’ dan menghadapkan diriku pada-Mu, tak terasa air mata menitis dalam mengingati dosa dan khilafku.
Ya Rabbi...
Ku ingin sangat sedar dan insaf dengan salah ini , bantu aku dengan kuatkan hatiku, mudahkan jalanku pada petunjuk serta hidayah-Mu dan jadikan tangisku ini sebagai tanda insafku....
Ihdinasyirotalmustakim (Tunjukkan aku jalan yang lurus) itu kata yang sering aku ucapkan dalam solatku, namun ketika jalan itu ada di depanku terkadang aku berpaling atau menghindarinya.....
Ampuni aku.... Ya Rabb...
Kau beri aku hidup untuk dipertanggung jawabkan dan Kau beri aku mati yang tak tau bilakah waktunya. Terbayang datangnya mati, dikubur dalam lubang sempit, gelap dan di kelilingi ulat dan cacing, sepi dan sunyi ditinggalkan oleh mereka yang amat rapat denganku, bahkan yang amat aku sayang.
Ya Allah...
Jadikan SOLAT ini cahaya bagiku, IBADAH ini adalah kekuatan dan ISLAM satu-satunya jalan hidupku, sedangkan tidur, kemalasan dan kesibukan pada dunia adalah musuh sengit bagi solatku maka bantu aku mengendalikannya.....
Jeritan batinku kubukakan padamu Teman, namun derita sengsaraanku kututup terhadap semua mahluk selain Rabbku yang Maha Mengetahui , tempat aku mengadu dan memohon keringanan ujian hidup ini.
Kau sibukkan aku, setelah mengenal Mu, aku hairan bagaimana manusia menjauhkan diri dari Mu, dan bagaimana manusia yang sudah merasakan rahmat Mu mundur kembali dari Mu.
Ya Allah....
Aku cinta kepada Mu dengan dua jenis cinta. Cinta rindu dan cinta kerana Engkau memang patut dicintai...
Ya Allah..
Aku memohon cinta Mu dan cinta orang orang yang mencintai Mu serta semua amalan yang mendekatkan aku kepada cinta Mu. Amien.....
Semoga Engkau kabulkan doaku ini.....aku hanya cinta kepada-MU.....
Segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..
ALLAH punya jawapannya..
Ketika csegala sesuatu menjadi tidak masuk akal..
Dan kau berasa tertekan..
ALLAH dapat menenangkanmu..
Jika tiba2 kau dapat melihat jejak2 harapan..
ALLAH sedang berbisik kepadamu..
Ketika segala sesuatu berjalan lancar..
Dan kau berasa ingin mengucap syukur..
ALLAH telah memberimu Rahmat..
Ketika sesuatu yang indah terjadi..
Dan kau dipenuhi ketakjuban..
ALLAH telah tersenyum padamu..
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi..
Dan mimpi untuk digenapi..
ALLAH sudah membuka matamu..
Dan memanggilmu dengan namamu..
Ingatlah walau dimana pun kau atau kemana pun kau menghadap..
ALLAH SWT Maha Tahu dan Maha Mendengar..
ALLAHU RABBI..
Aku datang dihadapanMU..
Dengan hati yang tercela..
Dengan hati yang sarat dengan beban dan dosa..
Dengan jiwa yang lemah dan longlai..
Dengan kekuatan yang pudar..
Dengan semangat yang tiada tersisa..
Ampunkan daku YA ALLAH..
Aku tidak pandai memujuk diri untuk bersabar..
Aku tidak pandai memujuk diri untuk REDHA..
Aku tidak pandai beradab menerima ujian daripadaMU..
ALLAHU RABBI..
Engkau yang memberi nikmat bahagia kepadaku..
Engkau juga yang memberi rasa sakit dalam deritaku..
Segala ujian dan nikmat itu dariMU..
Maka..ku pohon penawarnya YA ALLAH..
Hilangkan segala duka dan sakit hatiku ini..
Hilangkan segala rasa sedih dan terluka ini..
Kerana Engkau yang memegang hati2 hamba-MU..
Aku tidak yakin pada diriku sendiri..
Oleh itu,hanya pada-MUlah aku bergantung harap..
Pada-MUlah aku menyerahkan segala pergantungan..
Kerana kutahu Engkau tahu memujuk hatiku..
Membelai jiwaku..
Dan meniupkan cintaMU dalam hatiku..
Kini,kutagih kasih daripadaMU..
Dakaplah daku dalam cinta-MU..
Usirlah kesepian dan duka yang sebati dalam hatiku ini..
Gantikanlah ia dengan cinta-MU yang luhur dan suci..
Cinta-MU yang Agung dan tidak bertepi..
Amien....
الاثنين، 2 أغسطس 2010
Pengaruh maksiat pada peribadi
·Berkurangnya Iman
Maksiat yang dilakukan oleh seseorang dapat menyebabkan berkurangnya iman orang tersebut,
“Sesungguhnya iman itu bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan”.
·Kehilangan Iman
Bahkan maksiat dapat menghilangkan keimanan orang yang melakukannya sebagaimana hadis Nabi :
“Tidaklah orang yang berzina itu ketika dia berzina dalam beriman, tidaklah orang yang mencuri itu ketika ia mencuri dalam keadaan beriman, dan tidaklah orang yang meminum khamer itu ketika ia minum dalam keaadaan beriman”. (HR. Bukhari)
·Tertutupnya hati
Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan dosa, maka terbentuklah noda hitam dalam hatinya. Jika ia melepaskan dosa, istighfar dan taubat, bersihlah hatinya. Ketika mengulangi dosa lagi, bertambahlah noda hitamnya, sehingga menguasai hati. Itulah Roon (rona) yang disebutkan dalam Al-Qur’an, “Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (HR At-Tirmidzi).
·Rizkinya terhalang
Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba diharamkan mendapat rezeki karena dosa yang dilakukannya” (HR Ibnu Majah dan Hakim)
·Hafalan dan daya ingat buruk
Berkata Imam As-Syafi’i, “Saya mengadu pada Waqi’i tentang buruknya hafalanku. Beliau menasihatiku agar meninggalkan maksiat. Dan memberitahuku bahwa ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang bermaksiat.”
·Hilangnya nikmat Allah dan potensi diri
Umar bin Khattab berwasiat ketika melepas tentara perang: ”Dosa yang dilakukan tentara (Islam) lebih aku takuti dari musuh mereka. Sesungguhnya umat Islam dimenangkan karena maksiat musuh mereka kepada Allah. Kalau tidak demikian kita tidak mempunyai kekuatan, karena jumlah kita tidak sepadan dengan jumlah mereka, perlengkapan kita tidak sepadan dengan perlengkapan mereka. Jika kita sama dalam berbuat maksiat, maka mereka lebih memiliki kekuatan. Jika kita tidak dimenangkan dengan keutamaan kita, maka kita tidak dapat mengalahkan mereka dengan kekuatan kita.”
Pengaruh maksiat pada keluarga
Ø Lenyapnya suasana harmonis dalam rumah tangga
Interaksi kita dengan Allah sangat berengaruh pada interaksi kita pada istri/suami,anak dan anggota keluarga yang lain, ketika kita sedang dekat dengan Allah, rajin beribadah baik yang wajib apalagi ditambah dengan ibadah sunnah, meninggalkan dosa-dosa kecil maupun besar, coba perhatikan dan rasakan niscaya istri/suami, anak dan anggota keluarga akan dekat dengan kita dan suasana dalam rumah tangga akan terasa harmonis. Begitu pula sebaliknya.
Ø Keluarga berantakan
Namun bila kita melakukan maksiat dan terus bermaksiat, dapat dipastikan keharmonisan dalam rumah tangga lambat laun akan berkurang bahkan akan hilang dan akan berganti dengan ketidak nyaman dan bahkan bisa saja keluarga menjadi berantakan bahkan tidak tertutup kemungkinan terjadi pereraian dan anak-anak menjadi korban
Pengaruh maksiat pada masyarakat
v Hilangnya keberkahan dan rahmat Allah
Allah menjanjikan apabila penduduk satu negeri beriman dan bertakwa, niscaya Allah akan membukakan keberkahan dari langit dan dari bumi, dalam surat Al A’raf ayat 96 Allah berfirman : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Demikianlah janji Allah, sebaliknya bila penduduk negeri tersebut tidak beriman dan bertakwa bahkan kemaksitan merajalela, niscaya murka Allah akan menghampiri mereka.
v Terjadi keresahan dan kekacauan pada masyarakat
Tidak ada satupun kemaksitan oleh seseorang keuali akan menimbulkan keresahan baik dalam diri sipelaku maupun orang lain, penurian, perampokan, pembunuhan, dan semua hal yang mengandung unsurmaksiat pasti menyisakan rasa tidak nyaman dan keresahan bahkan kekaauan dalam masyarakat
v Terjadinya musibah yang dahsyat
Allah SWT mengingakan kita dalam surat Al Anfal ayat 25 : “Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
bahwa maksiat yang dilakukan oleh seseorang atau sekelomok orang dapat mendatangkan musibah yang ternyata dapat menimpa siapa saja, oleh karena itu kita harus mencegah maksiat siapapun pelakunya.
السبت، 31 يوليو 2010
REMAJA
INGATLAH MASA DEPANMU...
JANGAN PERNAH TERGODA DENGAN GODAAN DUNIA...
KENANGLAH JASA IBU DAN AYAHMU...
SUSAH PAYAH MEREKA MEMBESARKAN KITA....
GUNAKANLAH MASA YANG ADA DENGAN SEBAIKNYA...
KUATKANLAH TEKAD DI HATI...
MEMAJUKAN DIRI...
TIADA KEJAYAAN YANG DATANG TANPA USAHA YANG GIGIH...
BERSUSAH DAHULU BERSENANG KEMUDIAN....
JADILAH INSAN YANG BERGUNA...
AGAR TIDAK MENYESAL DI KEMUDIAN HARI....
JAGALAH ADAB PERGAULANMU...
TINGGALLAH APA YANG DILARANGNYA....
SESUNGGUHNYA DIA MAHA MELIHAT APA YANG KAMU KERJAKAN...
LIHATLAH DUNIA SEKARANG INI...
GEJALA SOSIAL DAN PEMBUANGAN BAYI SEMAKIN MENJADI2...
ADAKAH MANUSIA SUDAH LUPA JANJI2 PD ALLAH...
ADAKAH SUDAH LUPA???
INSAF DAN MUHASABAHLAH DIRI...
AGAR TIDAK TERUS TERJERUMUS DALAM KEMEWAHAN DUNIA....
MR2LAH KITA SAMA2 MEMPERJUANGKAN ISLAM DI MUKA BUMI...
AGAR ISLAM SENTIASA MEGAH DAN MULIA DI MANA2...
INGATLAH!! JANJI ALLAH SWT SEMUANYA BENAR....
TELAH TERMAKTUB DALAM KALAM SUCI,AL-QURAN...
SETIAP YANG TERJADI PASTI ADA HIKMAHNYA...
Yang aku miliki hanyalah sekeping hati,
Ketika aku meniti hidup ini keseorangan,
Aku hanyut dipukul gelombang,
Tewas dalam perjuangan ...
Lalu ... kau hadir mengembalikan kekuatan.
Hembusan angin membisikkan kejujuranmu,
Deruan ombak merisikkan keikhlasanmu,
Hujan yang turun melagukan kebenaranmu,
Buih-buih yang keciciran di tepian pantai ... menyampaikan kesungguhanmu.
Aku sering menghayati setiap kata ...
Yang terukir di bibirmu,
Kau bertindak sebagai kaunselor,
Pandangan demi pandangan kau berikan,
Ternyata ... kau penggerak naluriku ...
Untuk mencapai kejayaan.
Biarpun ada yang cemburukan kejujuranmu padaku,
Namun kau tetap tabah,
Ternyata honar disekeliling kita,
Pun begitu ... tiada erti kesalan dalam kamus kehidupan ...
Bagi kita menempuh hidup ini ...
Di hati ini tersematnya mutiara sejati,
Tetapi sayang ... bukanlah untuk selamanya,
Kerana di sini bukan persinggahanmu ...
Kita mengorak langkah bersama ...
Bersama janji yang kita kotakan,
Walaupun hanya untuk sementara waktu.
Andai kau lihat pantai yang bersih dan damai,
Itulah diriku yang setia pada sebuah janji ...
Mutiara persahabatan sejati ...
Akan kekal abadi ...
KELEBIHAN ILMU....
1) Tiada sesuatu ibadah kepada Allah yang lebih utama drp
memahami ilmu agama. Seorang ahli fakih adalah lebih sukar syaitan menipunya drp
seribu 'abid (ahli ibadah). Tiap-tiap sesuatu itu ada tiangnya dan tiang agama
ialah memahami ilmu agama.
2) Di antara seorang 'alim dan 'abid spt kelebihanku dari
orang yang paling rendah dari sahabatku. Riwayat At-Tirmizi
3) Kelebihan orang yang berilmu ke atas 'abid spt kelebihan
bulan malam purnama dari bintang-bintang yang lain. Riwayat Abu Daud, At-Turmizi
dll.
4) Sepatah perkataan yang baik yang didengar oleh seorang
mukmin, lalu diajar dan diamalkannya, lebih baik daripada ibadah setahun.
5) Sesungguhnya Allah, para malaikat, isi langit dan bumi,
hinggakan semut di dlm lubang dan ikan dalam laut, semuanya berdoa semuanya
mendoakan kepada orang yang mengajar manusia. Riwayat At-Turmizi
6) Orang yang binasa di kalangan umatku ialah orang berilmu
yang zalim dan 'abid yang jahil. Kejahatan yang paling jahat ialah kejahatan
ulama' dan kebaikan yang paling baik ialah kebaikan ulama'.
7) Barangsiapa menuntut ilmu untuk mendapat keredhaan Allah,
tetapi digunakannya untuk mendapat habuan dunia, maka ia tidak akan mencium bau
syurga pada hari qiamat. Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya… Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.
Renungkan :
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.”**
Penghormatan Islam terhadap wanita jelas dilihat di dalam Al-Quran sehingga ada surah yang membincang mengenai wanita seperti Surah An-Nisa dan surah-surah yang lain. Allah s.w.t berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 35 yang bermaksud : " Sesungguhnya lelaki dan perempuan muslim, lelaki dan perempuan mukmin, lelaki dan perempuan yang benar, lelaki dan perempuan yang sabar, lelaki dan perempuan yang khusyuk, lelaki dan perempuan yang bersedekah, lelaki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, lelaki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang besar. "
Berikut adalah 5 tips bagaimana berurusan dgn lelaki ajnabi. Tips2 ni telah dikongsi oleh seorang sahabat yg amat disenangi oleh kaum wanita dan disegani oleh kaum lelaki. Semoga dgn mengamalkan perbatasan perhubungan ini, akan lebih suci bagi hati kita dan bagi hati mereka. Sama2 lah kita menjaga hati. :)
1. Elakkan berurusan dgn lelaki. Kalau ada peluang utk minta tolong dgn perempuan, mintalah tolong dari perempuan. Disebabkan limitation kemampuan perempuan seperti repair kereta, repair laptop dan lain2, maka terpaksalah minta tolong dari org lelaki.
2. Kalau terpaksa contact orang lelaki, gunakanlah medium perantaraan dalam bentuk tulisan, seperti SMS, email, atau nota kecil. Gunakan perkataan2 formal, bukan bahasa pasar. Contoh: Maaf, (bukan sorrie..), Terima kasih (bukan time kaceh). Lagi satu takyah la buat smiley face ke (^_^), gelak2 ke (hihihih), dan lain2 yg kurang berfaedah.
Elakkan bercakap melalui telefon kalau belum desperate. Ini kerana suara wanita amat lunak dan boleh menggetarkan jiwa lelaki. Sampai Allah pun kena sound kat org pempuan supaya keraskan suara. Rujuk qur'an surah Al-Ahzab ayat 32:
"Wahai isteri2 nabi, kamu bukanlah seperti perempuan2 lain jika kamu bertaqwa. Maka jgn lah lemah lembutkan suara dlm berbicara, sehingga bangkit nafsu org yg ada penyakit dlm hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan yg baik.
Kalau rasa ayat ni ditujukan kepada isteri2 nabi je, lembut2kanlah suaramu dan lihatlah kesannya.
Apabila arahan ni diberi kepada isteri2 nabi, sepatutnya kita juga menyahut seruan tu utk mencapai darjat yg sama seperti mereka, darjat wanita2 yg bertaqwa, dan darjat wanita2 yg terpilih. Best kan? :)
3. Tundukkan hati : Apabila terpaksa berurusan dgn lelaki, kita sepatutnya merasa bulu roma kita meremang, kerana takut pada Allah. Kita sangat takut sekiranya disebabkan kita, lelaki ni tertarik kepada kita. Waktu berdepan dgn lelaki2 tu, byk2 lah berdoa, "Ya Allah, jgnlah Kau buatkan lelaki ini tertarik kepadaku. Jauhkan pandangannya dari panahan syaitan."
4. Tundukkan pandangan. Jangan tertipu dgn matapelajaran communication skills yg kita belajar kat uni dulu; "make eye contact with the person you're talking to". bende tu applicable kalau kita becakap dgn org yg sama jantina sahaja. :)
Kalau ada eye contact dgn org yg berlainan jantina, kita akan mendapati theory "dari mata turun ke hati" tu betul. so, be careful dgn pandangan mata.
Para sahabat dulu pun, Allah perintahkan supaya tahan pandangan apabila mereka berurusan dgn isteri2 nabi
Cuba rujuk surah al-ahzab ayat 53; "....Apabila kamu meminta sesuatu dari isteri2 nabi, mintalah dari belakang tabir. Itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.."
Kita bukan disuruh membawa tabir ke mana2 kita pergi. kalau susah sgt nk jaga mata, tutuplah pandangan dgn buku ke, ngan file ke. Kita lihat betapa Allah sgt ambil berat masalah hati para sahabat n isteri2 nabi supaya mereka tak tewas ke dalam kemungkaran. Kalau kita pun nk jadi sehebat diorang, kenalah buat apa yg diorang buat. Takkan nk tunggu Allah sebut nama kita dlm Qur'an baru nk buat kot.
5. Cepatkan urusan. Ni mungkin applicable kepada students/ org yg dah kerja yg terpaksa berurusan dgn team mate lelaki. Dah tak boleh elak, dia je team mate kita. So, apa2 kerja yg nk dibuat bersama, buat je la keje tu. takyah nak borak2, tanya hal peribadilah, gelak2 lah, buat lawaklah.. tak perlu tak perlu. Siapkan keje cepat2, then pergi. Perbincangan buatlah di tempat yg proper dan berurusanlah secara professional.
a. Ukhwah yang dibina berlandaskan keihklasan kerana Allah swt. Ukhwah yang dibina berlandaskan keihklasan dan bebas dari sebarang elemen atau sifat kepentingan peribadi atau kerana kepentingan seseorang.
Imam Muslim telah meriwayatkan satu hadis di dalam sahihnya yang menceritakan soalan malaikat kepada seorang lelaki yang ingin menziarahi saudaranya di sebuah kampong.
Malaikat itu bertanya, “Ke mana kamu hendak pergi?”
Jawab lelaki itu, “Aku ingin menziarahi saudaraku di kampong ini”.
Malaikat itu bertanya lagi, “Adakah kamu mempunyai sebarang kepentingan di sana?”
Lelaki itu menjawab, “Tidak melainkan aku menyintainya kerana Allah.”
Kemudian malaikat itupun berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan Alah yang diutuskan oleh Allah kepadamu untuk menyatakan bahawa Allah menyintaimu sebagaimana sahabatmu keranaNya”.
b. Mestilah disertai dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt.
Seseorang Muslim itu mestilah memilih sahabatnya yang soleh dan bertaqwa supaya dapat membimbing dan memberi tunjuk ajar kepada dirinya. Nabi Muhammad saw telah menjelaskan akan kepentingan memilih sahabat yang baik sebagaimana yang disabdakan Baginda yang bermaksud:
“Perumpamaan orang yang berkawan antara orang yang baik dengan orang yang jahat adalah seperti seseorang yang membawa minyak wangi dan seorang yang meniup dapur tukang besi. Orang yang membawa minyak wangi, mungkin dia akan memberikan kepadamu atau mungkin kamu akan membeli daripadanya dan mungkin kamu akan dapat bau yang harum daripadanya. Manakala orang yang meniup dapur tukang besi, mungkin beliau akan membakar pakaianmu, atau mungkin kamu akan mendapat bau yang tidak elok (daripada besi tersebut).” (Muntafaq ‘Alaih)
Namun demikian, ia tidak beerti kita tidak boleh langsung berkomunikasi atau bersahabat amaada kepada golongan yang tidak baik atau kafir, tetapi di dalam konteks ini kita mestilah istiqomah agar tidak terjebak atau terpengaruh dengan sebarang keburukan. Sebaliknya kita yang menguasai situasi sebagai pendakwah. Contohilah ikan yang tidak masin isinya walaupun hidup di dasar lautan.
c. Mereka yang berukhuwwah mestilah melazimi diri dengan manhaj Islam.
Syarat yang seterusnya bagi mereka yang berukhwah ini mestilah melazimi diri mereka dengan peraturan ataupun manhaj Allah swt sebagaimana yang terdapat di dalam ajaran Islam. Sumber penyelesaian pertikaian ataupun masalah mesti dirujuk kepada al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw. Sebagaimana Sabda Nabi saw yang bermaksud:
“Dan dua orang lelaki yang berkasih sayang kerana Allah, berkumpul keranaNya dan berpisah keranaNya”.
Jika disoroti kepada perjalanan hidup para sahabat, apabila mereka bertemu mereka tidak berpisah sehinggalah salah seorang daripada mereka membaca Surah al-Asr dan mengucapkan salam sesama mereka. Ini adalah di antara contoh yang menunjukkan bahawa mereka nerkasih sayang berteraskan manhaj Islam dan di atas dasar keimanan serta amal soleh.
d. Mempraktikkan amalan nasihat-menasihati.
Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah swt di dalam Surah al-Asr:
“Demi masa, sesungguhnya manusia berada di dalam kerugian. Kecuali mereka yang beriman dan beramal soleh. Dan mereka berpesan-pesan kepada kebenaran dan berpesan-pesan pada kesabaran (di atas kepahitan kebenaran)”
e. Ukhuwwah yang melaksanakan konsep saling tolong menolong samada dalam susah atau senang.
Di dalam Islam, persaudaraan adalah sesuatu yang teramat penting sebagai asas kepada perjuangan. Rasulullah saw dan juga para sahabat telah menunjukkan contoh yang terbaik di dalam membantu dan menolong sesama mereka. Mereka saling lengkap-melengkapi tidak kira dalam masa Nabi berada di Mekah ataupun tatkala Islam berkuasa di Madinah. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud:
“Perumpamaan orang mukmin itu dalam perkara berkasih sayang dan saling cinta-menyintai adalah seperti sebatang tubuh. Apabila salah satu anggota tubunhnya berasa sakit, maka seluruh anggota tubuh yang lain turut merasai akan kesakitannya” (Muntafaq ‘Alaih)
Hak-Hak Ukhwah
a. Memberi salam
b. Menjawab salam
c. Menziarahi sahabat yang sakit.
d. Mengiringi jenazah
e. Memenuhi undangan.
f. Mendoakan sahabat ketika bersin.
g. Menolong mereka yang dizalimi.
h. Memberikan perhatian kepada nasihat yang diberikan.
i. Menolong mereka yang kesusahan.
Selain itu Imam Al-Ghazali di dalam kitabnya Ihya’ ulum Al-Din telah menggariskan 8 perkara yang perlu ditunaikan dalam persaudaraan Islam:
1) Saling tolong menolong samada dalam keadaan senang ataupun susah. Sebagaimana Hadis Nabi saw yang bermaksud:
“Perumpamaan dua orang yang bersaudara itu adalah umpama kedua-dua tangan yang mana salah satunya membasuh tangan yang lain”
2) Menolong saudara kita untuk menyelesaikan hajatnya sebelum diminta.
3) Diam atau tidak memperkata atau menyebarkan keaibannya samada semasa dia ada atau tidak dan tidak mencari-cari kesalahannya.
4) Menebarkan kebaikannya dan memanggilnya dengan nama yang baik. Saidina Umar pernah berkata: “tiga perkara, apabila kamu lakukan, maka akan terjalinlah kasih sayang; iaitu yang pertama, apabila bertemu mulakan salam, yang kedua; lapangkan tempat duduknya di dalam majlis dan yang ketiga panggillah dengan panggilan yang baik.
5) Nasihatilah dia dengan cara yang lembut sekiranya dia terlalai atau melakukan dosa.
6) Mendoakannya semasa hidup atau selepas kematiannya.
7) Menghormati semua rakan-rakan dan kaum kerabatnya. Tidak memberati sahabat kita dengan apa-apa yang boleh menyusahkannya.
Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, "Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?"
Lalu kami menjawab, "Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat."
Sabda Rasulullah S.A.W. "Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :-
1. Asap
2. Dajjal
3. Binatang melata di bumi
4. Terbitnya matahari sebelah barat
5. Turunnya Nabi Isa A.S
6. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
7. Gerhana di timur
8. Gerhana di barat
9. Gerhana di jazirah Arab
10. Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.
Dajal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajal boleh membuat apa saja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan 'Ini adalah orang kafir'.
Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.
Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.
Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu 'Ini adalah orang yang beriman'. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah 'Ini adalah orang kafir'.
Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.
Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.
Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit saja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasiq akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq"
Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datang di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja, agama hanya bentuk saja, Al-Quran hanya dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat."
Sabda Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasiq, orang dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat."
Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :
"Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan, Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu, Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, ..dan dosa-dosa yang silam di sulami dengan taubat kpdNYA"..